Darshana Logo

Learn The Best Type of Editing Product Images for Your E-Commerce Business

Article

By:

Darshana Editorial Team

I

Jun 14, 2020

I

3

min. read

Contributor:

Catherine Erikania

Darshana Editorial Team

Previous Post

Grow your business with Darshana!

Hal-hal yang Harus Diperhatikan agar Strategi SEO Maksimal

Bagi kamu yang memiliki bisnis dan sudah terjun secara online, maka ada baiknya kamu juga menjalankan beberapa strategi marketing secara online karena dalam bisnis, strategi sangat penting untuk kemajuan dan kesuksesan brand-mu ke depannya. Coba bayangkan jika bisnis dijalankan tanpa rencana dan strategi, bukankah itu akan sangat ‘berantakan’?


 Panduan SEO
Source: Pexels

Memiliki website yang baik secara visual dan teknis merupakan salah satu strategi marketing. Ini akan memberikan manfaat serta dukungan besar untuk bisnismu. Jika kamu sudah menjalankan bisnis secara online dan memiliki website yang kamu kelola sendiri, tentu saja SEO (Search Engine Optimization) menjadi salah satu strategi yang penting dilakukan. SEO dapat membantu website-mu untuk mendapatkan lebih banyak traffic yang ada di mesin pencari/search engine, serta dapat memperlihatkan peringkat situs web yang kamu miliki.


Jika website-mu muncul di peringkat teratas dalam mesin pencarian (contohnya Google), otomatis website-mu dapat dikenal oleh lebih banyak audiens. Tentu saja ini bisa meningkatkan brand awareness. Kalau sudah begitu, tidak menutup kemungkinan akan terjadi konversi hingga sales yang nantinya menguntungkan bisnismu.


Walaupun begitu, website-mu tidak bisa selalu ada di peringkat atas mesin pencari karena algoritma mesin pencari terus berubah dan berkembang seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, penting sekali untuk memastikan bahwa kamu terus mengikuti strategi terbaik untuk menjadikan website-mu berada di peringkat terbaik.


Jika kamu ingin situs web kamu mendapat peringkat teratas, beberapa hal-hal dalam SEO di bawah ini perlu diperhatikan.


Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Strategi SEO
  1. Audiens & Industri Hal utama yang perlu dan harus kamu perhatikan adalah audiens dan industrimu. Siapa audiensmu? Apa industrimu? Pertanyaan-pertanyaan ini bisa kamu jawab sebelum kamu melangkah ke hal berikutnya: ● Berada di industri seperti apa bisnismu? ● Siapa kompetitor utama bisnismu? ● Di mana kompetitor utamamu melakukan bisnis? Website? Marketplace? ● Bagaimana mereka menjalankan strategi SEO? ● Siapa target audiensmu? ● Bagaimana dengan behaviour target audiensmu? Hal ini penting dilakukan karena bisa menentukan arah bisnismu dan merinci strategi yang akan kamu buat ke depannya.

  2. Konten “Content is king”. Konten yang relevan sesuai dengan industri dan juga sesuai dengan target audiensmu adalah konten yang dicari dan juga dibaca oleh audiensmu. Kalau kontenmu sudah tepat sesuai dengan industri dan target audiensmu, maka akan semakin tinggi tingkat brand awareness yang didapatkan. Kamu dapat membuat konten setidaknya minimal 500 sampai 1000 kata. Namun, akan lebih baik untuk tetap berfokus pada informasi yang relevan dengan target audiens dan juga industri. Tulislah konten yang berkualitas.

  3. Keyword Research Dilansir dari Forbes, keyword research menjadi langkah pertama menuju strategi SEO yang sukses. Jika kamu memahami kata kunci apa saja yang dicari oleh target audiensmu di search engine, bisa dikatakan strategimu sukses. Tips lain, jika kamu memperhatikan bahwa beberapa kata kunci terlalu kompetitif di niche-mu, kamu bisa gunakan kata kunci dengan 2 atau 3 kata (antara dua atau lima kata) yang akan memudahkanmu untuk menentukan peringkat. Semakin panjang kata kunci, maka semakin sedikit persaingan yang kamu miliki untuk frasa tersebut di search engine.

  4. Meta Title & Meta Description Meta title adalah judul dari halaman website-mu dengan panjang optimal antara 50-60 karakter. Pastikan untuk memasukkan kata kunci yang telah kamu pilih. Meta description adalah tulisan yang ditampilkan dalam SERP (Search Engine Results Pages). Panjang optimal meta description adalah 155–160 karakter.

  5. Crawling Dikutip dari Totally Tech, web crawling adalah proses di mana search engine menemukan konten yang diperbarui di sebuah situs atau halaman baru, atau menemukan link yang mati. Untuk melakukan crawling, kamu tidak bisa melakukannya secara manual, kamu membutuhkan tools, seperti Ubersuggest.

  6. Backlinks Backlinks merupakan hal yang tersulit dalam SEO karena backlinks bersumber dari website lain yang mau meletakkan link website kamu di dalam website mereka. Pastikan kamu memberikan konten yang bagus dan juga menarik, sehingga kamu akan mendapatkan feedback yang positif. Kamu bisa melakukan guest blogging. Dalam melakukan guest blogging, kamu berperan sebagai “tamu” dalam website lain dan memberikan website tersebut konten yang informatif untuk nantinya mendapatkan backlink yang berharga ke situs web kamu.

  7. Media sosial Twitter, Facebook, LinkedIn, YouTube, dan media sosial lainnya, bisa menjadi medium terbaik untuk berkomunikasi dengan audiensmu. Dengan media sosial, kamu dapat memberikan informasi ter-update mengenai produk terbaru. Jangan lupa untuk sertakan link website bisnis/produkmu di postinganmu.


Dari banyaknya hal-hal yang perlu diperhatikan dalam SEO, satu hal terpenting yang tidak boleh kamu lewatkan adalah konsistensi. Jika kamu menjalankan SEO dan melakukannya hanya sekali atau dua kali, maka hasilnya tidak akan maksimal karena SEO ini adalah cara organik yang harus kamu lakukan secara konsisten. Jika konsisten, maka kamu akan melihat hasilnya dan mendapatkan hasil yang maksimal.

 
Referensi

Young Entrepreneur Council. “The 6 Basic Components Of A Strong SEO Strategy For Online Retailers”, 2019. https://www.forbes.com/sites/theyec/2012/08/03/the-6-basic-components-of-a-strong-seo-strategy-for-online-retailers/?sh=37abc01eea53


Harnish, Brian. “ The 11 Most Important Parts of SEO You Need to Get Right”, 2021. https://www.searchenginejournal.com/most-important-parts-of-seo/254225/#close