Lebih Penting Copywriting atau Design untuk Iklan Digital?

Tips

By:

Darshana Editorial Team

I

Apr 27, 2022

I

4

min. read

Contributor:

Ratih Dwi Jayanti

Darshana Editorial Team

Previous Post

Grow your business with Darshana!

  • Ratih Dwi Jayanti

Lebih Penting Copywriting atau Design untuk Iklan Digital?

Seiring berkembangnya zaman, iklan bisa ditemukan di mana saja, tidak hanya di TV, radio, atau billboard. Pernahkah kamu menemukan iklan saat scrolling media sosial? Iklan tersebut biasa disebut dengan iklan digital. Iklan merupakan cara ampuh dan masih menjadi pilihan wajib bagi para pemilik brand untuk menyukseskan bisnisnya karena iklan mampu menarik perhatian audiens secara efektif, meningkatkan brand awareness, hingga meningkatkan penjualan.


Berbicara tentang iklan, tentu tidak bisa terpisahkan dari tulisan dan gambar atau bisa disebut dengan copywriting dan desain grafis. Lalu, apakah salah satunya lebih penting dari yang lain? Kira-kira mana yang lebih penting dalam iklan digital: copywriting atau design?


Copywriting dan desain grafis
Source: Shutterstock
Apa itu Copywriting dan Kenapa Penting untuk Iklan Digital?

Pernahkah kamu seakan diajak melakukan sesuatu melalui teks atau tulisan saat melihat iklan digital di media sosial? Itu merupakan copywriting dalam iklan digital. Jika kamu ‘tersihir’ dengan teks tersebut dan pada akhirnya melakukan tindakan sesuai dengan apa yang iklan tersebut inginkan, berarti copywriting dalam iklan tersebut dapat dikatakan berhasil.


Secara general, copywriting adalah tindakan penjual untuk meyakinkan calon pelanggan bahwa sebuah produk layak dibeli melalui rangkaian kata, frasa, dan kalimat yang persuasif. Pada dasarnya peran copywriting dalam iklan adalah untuk mempromosikan produk dan jasa yang erat kaitannya dengan suatu brand atau suatu perusahaan. Orang-orang dibalik penulisan copy dan yang bertanggung jawab dalam pembuatan tulisan dari sebelum hingga tulisan tersebut selesai adalah copywriter.


Jika kamu bertanya, apakah copywriting sepenting itu untuk iklan digital? Jawabannya tentu saja iya. Copywriting dalam iklan digital dapat mengajak audiens untuk melakukan tindakan yang iklan tersebut inginkan karena pada dasarnya pembuatan iklan digital bagi brand adalah untuk mempromosikan & menjual produk atau jasa secara efektif. Copywriting dalam iklan digital juga dapat membantu untuk mendeskripsikan informasi yang ada di iklan tersebut hingga membantu untuk memberi tahu langkah selanjutnya yang harus audiens lakukan setelah melihat iklan tersebut.

Namun, Copywriting Saja Tidak Cukup. Lalu?

Dalam iklan digital, copywriting memang merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh tertinggal. Namun, bagaimana audiens mengetahui produk atau jasa layanan seperti apa yang akan mereka gunakan jika mereka hanya membaca copywriting saja?


Di sinilah aspek lain masuk, yaitu desain grafis. Sama seperti copywriting, desain grafis juga menjadi aspek penting dalam iklan digital karena desain grafis bisa menarik perhatian audiens sebelum audiens tersebut membaca lebih lanjut copy yang disuguhkan. Desain grafis dalam konten iklan digital sangat membantu audiens untuk memberi gambaran seperti apa produk atau jasa yang ditawarkan ke mereka. Hal ini akan lebih membantu menarik perhatian audiens karena mereka seakan diberikan gambaran real untuk melihat produk dari iklan tersebut.


Jika copywriter adalah seseorang yang menceritakan cerita dari sebuah konten iklan digital dan mengajak audiens melakukan tindakan melalui tulisan, maka graphic designer adalah seseorang yang menceritakan cerita tersebut dan menarik perhatian audiens tetapi melalui visual.


Desain grafis atau gambar juga terbukti dapat menghidupkan iklan di lini masa media sosial. Komunikasi visual adalah kunci keberhasilan pemasaran di media sosial. Oleh karena itu, membuat konten iklan digital dengan desain grafis yang menarik merupakan hal yang wajib jika kamu mau iklanmu menarik perhatian banyak audiens atau menjadi iklan yang thumb-stopping.


Selain itu, desain grafis atau gambar dari iklan digital yang menarik dapat meningkatkan brand awareness dan menguatkan identitas brand yang dapat menjadi nilai plus dari pemasaran digital. Jika brand awareness meningkat dan identitas brand sudah kuat, kedua hal tersebut dapat mendorong tingkat sales atau conversion dari iklan digital yang kamu buat.


Kombinasikan Copywriting dan Desain Grafis Secara Maksimal

Visual dan tulisan dalam iklan digital harus dikombinasikan dengan baik agar mendapatkan performa iklan yang maksimal. Caranya?

  1. Ceritakan Pesanmu Melalui Visual dan Jelaskan Melalui Tulisan Buatlah visual yang jelas dan menarik sesuai dengan pesan yang ingin kamu sampaikan. Dengan ini, kamu bisa memberikan gambaran tentang cerita yang ingin kamu sampaikan ke audiens melalui konten iklan yang ingin kamu tayangkan. Jika sudah memberikan gambaran, kamu juga perlu menjelaskan pesan tersebut melalui tulisan. Pastikan copy yang kamu tulis menjelaskan dan mewakilkan isi pesan dari visual dari iklan tersebut supaya pesan yang ingin disampaikan tidak off. Ingat, sebagus apapun visual yang kamu buat tetapi tidak memiliki copywriting yang bagus, iklan tersebut akan hanya menjadi konten yang tidak berbicara. Pun sebaliknya, jika copywriting-mu sudah bagus tetapi kamu tidak memiliki visual yang bagus dan menarik, kamu tidak akan bisa membuat gambaran untuk audiensmu karena konten tersebut akan terasa kosong.

  2. Gunakan Kontras yang Tinggi pada Headline & Buat Headline yang Memikat Poin dari pembuatan iklan adalah agar dilihat dan dibaca. Salah satu cara agar iklanmu dapat menarik perhatian adalah memanfaatkan headline dengan membuat kontras yang tinggi pada headline. Misal, jika font yang kamu gunakan terang, pastikan background font tersebut gelap dan sebaliknya. Setelah itu, buatlah headline yang memikat dengan menggunakan kata-kata yang powerful karena kamu hanya memiliki waktu 3 detik untuk menarik perhatian audiens.

  3. Masukkan Copy Secukupnya ke Dalam Desain Hindari memasukkan copy terlalu banyak ke dalam design-mu agar audiens lebih cepat memahami apa yang ingin kamu sampaikan. Jika kamu memasukkan copy terlalu banyak, ditambah dengan gambar, visual dari iklanmu akan terlihat ramai dan sesak. Buatlah visual yang sederhana tapi tidak membosankan.

Kesimpulan

Seperti sepasang tangan dan kaki, copywriting dan design tidak bisa dilepaskan satu sama lain dalam iklan digital. Keduanya saling membutuhkan karena satu sama lain memiliki fungsinya masing-masing sehingga kedua aspek tersebut saling melengkapi. Jika ditanya, mana yang lebih penting, jawabannya: keduanya penting. Selalu ingat bahwa tujuan kamu menjalankan iklan digital adalah untuk mempromosikan dan menjual produkmu sehingga jika kedua aspek iklan digital, yaitu copywriting dan design digabungkan dengan baik, maka iklan kamu:

  • Dapat menarik perhatian audiens lebih banyak

  • Engagement rate yang baik

  • Conversion rate yang lebih tinggi

  • Branding yang kuat

 
Referensi

Quick Sprout. “How to Combine Copy and Design for Optimal Results”, 2019, https://www.quicksprout.com/copywriting-and-design/


Jump Story. “Why Copywriting and Photos Go Hand in Hand”, 2019, https://jumpstory.com/blog/why-copywriting-and-photos-go-hand-in-hand/


Carrol, Lizzie. “ How Copywriting & Graphic Design Work Hand-in-hand in a Design Agency”, 2020, https://uptownstudios.net/how-copywriting-graphic-design-work-hand-in-hand-in-a-design-agency/