Marketing 101: Digital VS Konvensional

BY: DDS EDITORIAL TEAM | MAY 18, 2020

Proses marketing atau pemasaran adalah gerbang utama dari perjalanan bisnis, baik untuk usaha kecil ataupun perusahaan besar. Dalam marketing, konten memegang peran sebagai kunci dari gerbang utama tersebut untuk berbagai macam tujuan, meliputi: brand awareness, pertumbuhan penjualan, penambahan prospek, hingga ke perolehan pembeli. Meski perjalanannya terlihat jelas, dibutuhkan strategi dan rumus yang cukup rumit dalam membuat konten yang tepat sesuai tujuan yang Anda inginkan.

 

Sudahkah Anda mengoptimalkan proses marketing usaha Anda?

Saat ini, digital marketing lebih umum digunakan sebagai media pemasaran oleh semua jenis usaha dibandingkan marketing konvensional. Hal ini disebabkan banyak faktor yang ditimbulkan oleh perkembangan zaman, seperti penggunaan internet yang lebih menarik perhatian konsumen, efektivitas biaya, dan lainnya.  Digital marketing juga cenderung memberikan hasil yang lebih efektif dan terukur. Semakin baik sebuah usaha mengoptimalkan kanal yang ada di media internet, maka akan semakin banyak prospek yang akan diterima usaha tersebut. Kendati demikian, kanal yang tersedia di internet seperti media sosial, website, email dan lain-lain membutuhkan strategi yang berbeda dan proses penganalisaan yang variatif.

Darshana Design Studio (berkolaborasi dengan SelfMade) memiliki tim Growth Marketing Strategist (GMS) yang ahli dalam merumuskan strategi pemasaran yang paling tepat, efektif, dan efisien untuk sebuah bisnis. Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai Marketing Konvensional dan Digital Marketing dari salah satu GMS kami.

About DDS Editorial Team

Growth Marketing Strategist

at Darshana Design Studio

 

DARSHANA DESIGN STUDIO

logo DDS (header YT).jpg

In collaboration with

dfce57d9-72b0-40b6-ac40-59b7fdfd4179-149

CoHive @ POS INDONESIA

Jl. Lapangan Banteng Utara No. 1, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, 10710, Indonesia