Darshana Logo

Seberapa Penting Influencer Marketing untuk Bisnismu?

By:

Darshana Editorial Team

I

Nov 30, 2022

I

4

min. read

Contributor:

Ratih Dwi Jayanti

Darshana Editorial Team

Previous Post

Grow your business with Darshana!

  • Ratih Dwi Jayanti

SEO vs SEM: Apa Perbedaan dan Mana yang Terbaik untuk Brand-mu?

SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) merupakan strategi digital marketing atau marketing channels yang menjadi andalan para digital marketers. Kedua channel ini dapat meningkatkan brand awareness yang nantinya akan menciptakan angka engagement yang tinggi. Namun, terkadang banyak juga yang masih keliru membedakan kedua channel ini. Alasannya mungkin karena kedua terms ini berhubungan dengan ‘search engine’ di dalamnya.


Perbedaan mendasar dari kedua strategi ini adalah SEO menggunakan metode organic atau tidak berbayar untuk muncul ke mesin pencarian atau search engine paling teratas sedangkan SEM menggunakan metode berbayar atau paid methods untuk muncul ke mesin pencarian paling teratas. Apakah itu saja perbedaannya? Tentu tidak. Apa saja perbedaan SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing)? Bagaimana pengaruhnya terhadap bisnismu?


Perbedaan SEO dan SEM
Credit: Shutterstock
SEO (Search Engine Optimization)

Jika dikutip dari situs MailChimp, SEO adalah proses yang digunakan untuk mengoptimalkan sebuah situs pencarian secara teknis, upaya pencarian konten pada website yang relevan, dan pencarian link yang populer sehingga halaman sebuah situs dapat dengan mudah ditemukan, lebih relevan, dan juga populer terhadap permintaan pencarian oleh pengguna.


Jika kamu mencari sesuatu di mesin pencari dan menemukan website di halaman yang terletak di paling atas mesin pencari, maka halaman tersebut memiliki SEO yang bagus.


SEO (Search Engine Optimization)
Credit: Shutterstock
SEM (Search Engine Marketing)

Setelah tahu definisi SEO (Search Engine Optimization), yuk, cari tahu definisi dari SEM (Search Engine Marketing).


Pernah kah kamu saat mencari sesuatu di mesin pencarian, di halaman teratas menemukan situs dengan tanda “Ad”? Itu merupakan hasil dari SEM.


Jika dikutip dari website SEMRush, SEM atau Search Engine Marketing adalah strategi yang menggunakan taktik berbayar untuk mendapatkan visibilitas di mesin pencari. Ini juga dikenal sebagai PPC (Pay-Per-Click).


Singkatnya, sebagai marketers kamu akan dikenakan biaya jika audiens klik ads atau website-mu.


SEO (Search Engine Marketing)
Credit: Shutterstock
Perbedaan antara SEO dan SEM

1. Hasil

SEM akan memberikan kamu hasil yang cepat dalam beberapa klik yang user lakukan bahkan sesaat setelah kamu menjalankan campaign SEM.


Di sisi SEO, kamu memerlukan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil setelah kamu memulai strategi SEO. Kamu perlu keyword yang relate dan efektif agar website-mu masuk ke halaman teratas mesin pencarian.


2. Tampilan di Search Engine Result Page (SERP)

Di awal sudah disebut jika perbedaan mendasar antara SEO dan SEM adalah metodenya. SEO menggunakan organic methods sedangkan SEM menggunakan paid methods. Oleh karena itu, kamu akan menemukan tanda “Ad” pada halaman teratas di SERP yang dihasilkan SEM. Tampilan yang dari SEM hanya bisa dilihat oleh audiens atau pengguna yang di-targeting oleh brand. Contohnya tampilan SEM di bawah ini:



Contoh SEO
Contoh SEM

Sedangkan tampilan SEO bisa kamu temukan di hasil mesin pencarian paling atas tetapi tidak ada icon atau tanda “Ad”. Jika pencarian SEM dapat ditemukan oleh pengguna yang di-targeting khusus oleh brand, pencarian SEO dapat dilihat oleh semua orang karena muncul berdasarkan keyword yang digunakan. Berikut contoh tampilan SEO di search engine:


Contoh SEM
Contoh SEO

3. Biaya

Biaya yang diperlukan dalam penggunaan kedua channel ini juga merupakan salah satu perbedaan antara kedua marketing channel ini. SEM menggunakan metode berbayar atau paid method sehingga kamu harus membayar setiap klik atau impression dari user atau pengguna yang kamu dapatkan.


Sedangkan jika audiens klik organic list yang ada di pencarian teratas search engine, kamu tidak perlu membayarnya atau tidak dikenakan biaya apa pun karena SEO menggunakan organic method.


4. Efek yang Didapatkan

Jika berbicara tentang efek jangka panjang, maka SEO pilihan yang terbaik. SEO terus menambah nilai dari waktu ke waktu karena semakin lama diaplikasikan, maka hasilnya juga akan semakin establish untuk brand-mu. Hasil ini akan membuahkan hasil yang bertahan lama.


SEM sendiri memiliki efek yang bagus untuk jangka yang singkat karena kamu akan mendapatkan hasilnya setelah sesaat kamu menjalankan campaign-mu dengan SEM. Namun, jika kamu mematikan campaign SEM, maka otomatis visibilitas di SERP juga akan berhenti.


5. Tingkat Kemudahaan dalam Testing

Jika kamu ingin melakukan testing yang lebih mudah pada website-mu, maka SEM adalah jawabannya. SEM merupakan salah satu metode berbayar di mana kamu sudah mengumpulkan data target audiens. Dengan data yang sudah tersedia ini, kamu bisa lebih mudah dan cepat jika kamu ingin retargeting audiens, mengubah copy pada iklan, atau bahkan jika kamu ingin mengubah konten.


Sedangkan dengan SEO, kamu tidak bisa mendapatkan hasil yang cepat sehingga kamu juga tidak bisa mengubah strategi SEO dengan cepat. Kamu memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengubah strategi, taktik, hingga keyword.


Lalu, Mana yang Terbaik untuk Brand-mu?

Setelah kamu mengetahui perbedaan dari SEO dan SEM, lalu, mana yang kira-kira terbaik untuk brand-mu? Sebenarnya semua tergantung dari apa goals brand-mu. Jika kamu menginginkan hasil yang cepat, maka SEM adalah pilihannya. Namun, jika kamu belum memiliki tingkat visibilitas yang establish dari brand-mu dan menginginkan tingkat visibilitas dalam jangka panjang, maka SEO merupakan pilihan yang tepat. Kamu juga perlu memperhatikan budget marketing yang brand kamu miliki. Jika kamu memiliki budget yang cukup, maka kamu bisa menggunakan SEM.


Dengan semua perbedaan yang ada, tidak ada salahnya jika kamu mengombinasikan kedua marketing channels ini untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

 
Referensi

Varagouli, Erika. “SEO vs. SEM: What Is the Difference and How It Affects You”. 2020. https://www.semrush.com/blog/seo-vs-sem/


Backlinko. “What’s the Difference Between SEO and SEM?”.

https://backlinko.com/hub/seo/seo-vs-sem


Jessica, Chrissila. “Perbedaan SEO dan SEM: Apa Saja Poin-poinnya?”. 2022.

https://glints.com/id/lowongan/perbedaan-seo-dan-sem/