Lebih Penting Copywriting atau Design untuk Iklan Digital?

Tips

By:

Darshana Editorial Team

I

Apr 27, 2022

I

4

min. read

Contributor:

Ratih Dwi Jayanti

Darshana Editorial Team

Previous Post

Grow your business with Darshana!

  • Ratih Dwi Jayanti

5 Marketplace Terbaik untuk Memasarkan Produkmu di Tahun 2022

Persaingan bisnis di era digital semakin ketat. Banyak cara bagi para pemilik bisnis untuk memasarkan dan menjual produknya secara online. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan marketplace. Namun, dengan banyaknya pilihan marketplace yang ada di Indonesia, tidak ada salahnya pemilik bisnis memilih marketplace yang populer dan ramai pengunjung untuk menjual produknya.


 Daftar Marketplace di Indonesia
Source: Shutterstock
Apa itu Marketplace dan Apa Hubungannya dengan Bisnis Online?

Jika kamu pergi ke pasar, toserba, atau department store, di dalamnya banyak pilihan produk dari beberapa brand, dan tempat-tempat tersebutlah yang memberikan fasilitas untuk melakukan kegiatan jual beli.


Sama halnya dengan marketplace (lokapasar) yang merupakan tempat/platform perantara antara penjual dan pembeli dalam melakukan kegiatan jual beli, baik dalam hal memfasilitasi hingga transaksi. Singkatnya, marketplace seperti pasar, toserba, atau departement store tetapi dalam versi online.


Dari definisi tersebut, marketplace dan bisnis online memiliki hubungan karena di era digital yang serba online, pembeli akan lebih memilih untuk berbelanja online di marketplace. Ini menjadi kesempatan besar bagi para pebisnis untuk menjual produknya secara online agar lebih laris.


Kenapa Harus Berjualan di Marketplace?

Marketplace menawarkan cara cepat dan mudah untuk membuat produkmu tersedia bagi audiens yang lebih besar. Selain itu, ada beberapa manfaat yang membuat berjualan di marketplace lebih untung:

  • Dengan mudah mendapatkan brand exposure

  • Mendapatkan akses instan ke jutaan pelanggan

  • Mendapatkan manfaat dari jangkauan marketplace yang luas

  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap brand

  • Dapat juga menjadi sarana percobaan

  • Dapat menjadi channel tambahan untuk pemasaran produk

Penggunaan marketplace dirasa cukup bermanfaat bagi para pebisnis apalagi di situasi pandemi yang membuat perilaku konsumen berubah, yaitu lebih memilih berbelanja secara online.


Daftar Marketplace Terbaik untuk Memasarkan Produkmu

Berikut daftar marketplace di Indonesia yang ramai pengunjung, populer, dan bisa menjadi tempat yang cocok untuk produkmu.

  1. Tokopedia Sesuai data LPEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2021 yang dikutip dari CNBC, Leontinus Alpha Edison selaku Vice Chairman & Co Founder Tokopedia mengatakan bahwa pada akhir tahun 2021, pengguna aktif bulanan Tokopedia tembus lebih dari 100 juta dibandingkan pada tahun 2020 yang hanya mencapai 90 juta pengguna. Menurut data dari Snapcart yang dikutip dari portal Bisnis.com, Tokopedia lebih disukai kalangan 35 tahun keatas (24%), dan cenderung lebih diminati oleh laki-laki (22%). Masih dilansir dari CNBC, pada kuartal II tahun 2021, kategori yang jumlah transaksinya meningkat di Tokopedia adalah kategori kesehatan, perawatan pribadi, fashion kecantikan, ibu & anak, serta otomotif. Startup Indonesia yang dirintis oleh William Tanuwijaya ini menyandang status Unicorn di tahun 2017 setelah mendapat pendanaan dari Alibaba Group sebesar 1,1 miliar dolar AS.

  2. Shopee Pada kuartal IV 2021, Shopee menjadi marketplace yang paling banyak digunakan. Berdasarkan data data SimilarWeb for App Performance yang dikutip dari Investor.id, pengunjung aktif harian aplikasi Shopee mencapai 33,27 juta. Sedangkan pada kuartal I 2021, menurut Riset dari Jajak Pendapat (Jakpat), pengguna Shopee terdiri atas 54% Wanita dan 46% pria, dengan persentase tertinggi (24%) berumur 20-24 tahun. Dilansir dari Antara News, Shopee menduduki tingkat pertama yang mencatatkan pangsa pasar dengan nilai transaksi sebesar 40%. Menurut riset, pengunjung lebih memilih Shopee karena harga produk yang ada di Shopee lebih terjangkau. Shopee terkenal sebagai “Leader in Fashion” karena kategori terpopuler di Shopee adalah fashion wanita, produk kecantikan, aksesoris, dan peralatan rumah tangga.

  3. Lazada Pengguna aktif bulanan Lazada atau monthly active users (MAU) naik 1,7 kali dari 92 juta menjadi 159 juta pengguna per September 2021. Menurut Executive Director Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo yang dikutip dari Katadata.co.id, festival belanja 12.12 masih menjadi andalan penjual dalam menarik konsumen dengan mengandalkan fitur siaran langsung atau live-streaming LazLive dan game. Menurut data dari Ipsos yang dikutip dari Suara.com, momen Harbolnas juga menjadi salah satu indikator kenaikan jumlah pengguna dan Lazada mendapatkan angka 11% sebagai platform yang dipilih pengguna untuk berbelanja saat Harbolnas. Lazada merupakan marketplace online yang dimiliki oleh Alibaba Group. Lazada adalah salah satu pelopor e-commerce B2C di Indonesia.

  4. Bukalapak Pada kuartal II tahun 2021, Bukalapak memiliki 90 juta pengguna aktif dan memiliki lebih dari 6 juta sellers. Perusahaan yang berdiri pada tahun 2010 ini memiliki misi untuk membantu semua orang mendapatkan akses untuk modal, teknologi, dan infrastruktur yang dibutuhkan dalam berdagang & mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui teknologi. Sejak 2017, Bukalapak memiliki program Mitra Bukalapak untuk mendigitalisasi warung di seluruh Indonesia. Saat ini Bukalapak bukan hanya sekedar e-commerce melainkan sudah menjadi all-commerce yang dapat menjangkau seluruh kanal, baik secara online maupun offline (Mitra Bukalapak).

  5. Blibli Menurut Lisa Widodo, Executive Vice President of Operations Blibli.com yang dikutip dari Daya.id, pengguna aktif Blibli pada awal tahun 2022 mencapai angka 22 juta. Segmentasi umur Blibli dari usia 25 - 35 tahun dengan target audiens single, young, dan profesional. Blibli menawarkan berbagai pilihan produk berkualitas, mulai dari kebutuhan primer, produk elektronik termasuk gadget, kebutuhan sehari-hari hingga produk untuk keperluan gaya hidup.

Kesimpulan

Daftar marketplace di atas dapat kamu jadikan sebagai acuan pemilihan marketplace mana yang paling cocok untuk brand dan produk-produkmu. Pastikan kamu sudah melakukan target market sesuai dengan brand/produkmu sehingga nantinya, marketplace yang kamu pilih sejalan dengan nilai dari produkmu. Selain itu, pastikan kamu juga membuat strategi marketing yang tepat untuk bisnismu.


 
Sumber:

Schnadt, Daniel. “10 Reasons Why You Should Sell on a Marketplace”, 2018, https://gambproject.medium.com/10-reasons-why-you-should-sell-on-a-marketplace-e301f19c0d66


Nanda. “10 Daftar Marketplace Terbesar Dan Terpopuler Di Indonesia Tahun 2022“, 2021, https://komerce.id/blog/marketplace-terpopuler-di-indonesia/


Singh, Sakshi. Top 10 eCommerce sites in Indonesia in 2022”, https://www.reviewsxp.com/blog/ecommerce-sites-in-indonesia/


Jakarta Globe. “Survey Names Tokopedia the Most Supportive of Local Products

“, 2021 https://jakartaglobe.id/special-updates/survey-names-tokopedia-the-most-supportive-of-local-products