Darshana Logo

Seberapa Penting Influencer Marketing untuk Bisnismu?

By:

Darshana Editorial Team

I

Nov 30, 2022

I

4

min. read

Contributor:

Ratih Dwi Jayanti

Darshana Editorial Team

Previous Post

Grow your business with Darshana!

  • Darshana Editorial Team

Mengukur Keberhasilan Strategi Digital Marketing

Digital marketing menjadi way to go-nya brand dalam berbisnis karena jika hanya mengandalkan konvensional marketing, rasanya akan sangat sulit bersaing dengan brand lain. Di era sekarang, digital marketing menjadi cara yang lumrah bahkan wajib untuk dilakukan oleh para pemilik brand.


Melakukan pemasaran secara digital juga tidak boleh secara asal, kamu perlu strategi dalam menjalankannya. Apakah dengan menjalankan strategi digital marketing kamu bisa mengukur keberhasilannya? Tentu saja bisa. Apa saja tolak ukurnya? Yuk, simak artikel ini!


Digital Marketing
Source: Shuterstock

5 Hal Penting yang Dapat Mengukur Keberhasilan Digital Marketing
  1. Overall traffic Melihat traffic secara keseluruhan di situs kamu dan melihat perubahannya dapat memberikan informasi seberapa efektif strategi digital marketing yang kamu lakukan. Jika terjadi peningkatan traffic setelah kamu menjalankan strategi digital marketing, maka bisa jadi strategi tersebut berhasil. Sebaliknya, jika terjadi penurunan, kamu bisa menganalisis apa saja yang bisa kamu improve dalam strategi yang kamu buat. Kamu juga bisa cek pengunjung unik di situs kamu yang nantinya dapat menjadi pelanggan potensial. Kamu juga perlu track di bagian mana traffic paling tinggi di situs kamu dan kata kunci apa yang dapat membawa pengunjung ke situsmu. Jadi, nantinya kamu bisa fokus ke hal-hal yang menjadi sumber utama yang membuat traffic situsmu meningkat. Jangan lupakan juga dengan mobile traffic karena sebagian besar orang atau pengunjung lebih memilih mengunjungi situsmu melewati smartphone. Hal ini perlu mendapatkan perhatian lebih karena mobile traffic ini dapat membuka pintu baru untuk sumber pendapatan yang lebih besar dan lebih beragam.

  2. Penjualan online & in-store Tujuan dari menjalankan strategi digital marketing pada akhirnya tentu mengenai penjualan walaupun langkah-langkah sebelum dapat mencapai penjualan harus melewati brand awareness. Kamu bisa mengukur keberhasilan digital marketing yang kamu jalankan secara penjualan online melalui Google Analytics atau platform lainnya yang menurut kamu lebih mudah. Dari sini kamu juga bisa lihat mana kira-kira strategi digital marketing yang memberikan kontribusi yang paling tinggi pada penjualan produkmu. Selain melihat dari penjualan online, kamu juga bisa lihat dari in-store yang kamu punya. Jika brand-mu memiliki in-store, kamu bisa lihat dari member card karena kamu bisa track juga produk apa atau campaign apa yang paling menarik bagi pelanggan.

  3. Waktu visit pengunjung & tingkat revisit pengunjung Kamu dapat mengukur seberapa sukses strategi digital marketing yang kamu jalankan dengan melihat berapa berapa lama rata-rata mereka berkunjung ke situs kamu. Dengan ini, kamu bisa menimbang konten apa saja yang lebih relevan dan kira-kira konten apa saja yang akan mendorong peningkatan situs pengunjung. Semakin lama mereka berkunjung ke situs kamu, maka akan lebih baik karena mereka sudah masuk ke tahap consideration yang mana nantinya bisa terlibat ke tahap selanjutnya, yaitu conversion. Selain waktu visit pengunjung, tingkat revisit pengunjung ke situsmu juga bisa menjadi tolak ukur keberhasilan strategi digital marketing. Situs web yang terkenal tidak hanya ditentukan oleh jumlah traffic tetapi juga oleh tingkat revisit pengunjung.

  4. Bounce Rate Dikutip dari situs Backlinko, bounce rate didefinisikan sebagai persentase pengunjung yang meninggalkan halaman web tanpa melakukan tindakan, seperti mengklik tautan, mengisi formulir, atau melakukan pembelian. Pada beberapa visit, ada beberapa pengunjung yang segera pergi atau bounce yang meninggalkan halaman situsmu tanpa melakukan apa pun. Jika persentase bounce rate dari situsmu rendah, maka dapat dikatakan bahwa strategi digital marketing-mu berhasil dan sebaliknya. Mengetahui persentase bounce rate dapat memberi informasi tentang cara meningkatkan atau mengoptimalkan konten dengan lebih baik lagi untuk bisnismu.

  5. Engagement rate Engagement rate adalah metrik yang melacak seberapa aktif audiensmu berinteraksi dengan konten yang kamu buat. Bisa dengan like, sharing konten, atau komen. Engagement rate yang tinggi menunjukkan bahwa konten yang kamu buat berharga dan membuat kesan yang nyata pada audiensnya. Ini bisa dikatakan bahwa strategi digital marketing-mu berhasil. Itu lah beberapa hal penting yang dapat kamu perhatikan untuk mengukur keberhasilan digital marketing. Hal ini bisa dikatakan penting karena ke depannya kamu bisa menganalisis bagian mana yang perlu kamu perbaiki dan rencana seperti apa yang akan kamu lakukan ke depannya.


 

Referensi

Hartanto. “Cara Mengukur Keberhasilan Digital Marketing Campaign”, 2019, https://komerce.id/blog/cara-mengukur-keberhasilan-digital-marketing-campaign/